Kompetisi Pelajar Sambut Kemerdekaan RI 2016

Kompetisi bergengsi KEJAR Merah Putih 2016 berhasil membakar semangat juang peserta. Berbagai tantangan dan permainan disajikan di delapan (8) buah pos yang ada. Tidak hanya menguji kekuatan fisik, tantangan kecerdasan dan keberanian juga dihadirkan bagi peserta dalam semangat Hari Kemerdekaan Indonesia.

KEJAR (Kompetisi Edukatif Pelajar) Merah Putih merupakan acara tahunan yang diselenggarakan SUN Foundation untuk mewadahi generasi muda dengan kegiatan positif yang membangun solidaritas, kerja sama, tanggung jawab, kreatifitas, dan sportifitas.

Tahun ini merupakan kali kedua KEJAR Merah Putih diadakan. Atensi peserta dari tahun ke tahun semakin meningkat. CEO SUN Education Group, Fredy Subrata dalam sambutannya mengatakan, “Kami senang dengan besarnya sambutan para sekolah dan dukungan dari guru pembimbing sehingga tahun ini lebih banyak lagi peserta yang ikut. Tahun ini ada 20 tim (15 tim SMA dan 5 tim SUNners): SMA Al Azhar 3, Penabur (SMAK 2, SMAK 3 & SMAK 6), SMA IPEKA Pluit, SMA Katolik Ricci, SMA Seruni Don Bosco, IPEKA Integrated Christian School (IICS), Springfield School, dan SMA Kanaan Tangerang.”

Setiap tim yang berisi lima (5) orang harus berjuang keras menyelesaikan tantangan di setiap pos. Misalnya pada tantangan mengambil koin (Rp.500) di toples berisi jangkrik, walau sampai bercucuran air mata dan menjerit, para peserta harus menyelesaikan tantangan tersebut. Sampai ada seorang peserta yang mengatakan, “Cari uang memang susah ya, hehehe.”

Peserta harus mengambil koin di wadah berisi jangkrik!

Peserta harus mengambil koin di wadah berisi jangkrik!

Tantangan di setiap pos memiliki kesulitan dan keseruan masing-masing. Yang terlihat mudah namun ternyata sulit adalah tantangan di Museum Penerangan. Di pos ini peserta mendapat 10 pertanyaan seputar ilmu pengetahuan yang jawabannya dapat dicari di dalam Museum tersebut. Terdengar mudah namun tidak sedikit yang menghabiskan waktu lebih dari satu (1) jam untuk menyelesaikan tantangan ini.

 

Ayo cepat cari jawaban pertanyaan-pertanyaan ini..

Ayo cepat cari jawaban pertanyaan-pertanyaan ini..

 

Selain itu, tantangan klasik membawa kelereng dengan sendok di pos Sampoerna University sangat menguji kekompakan tim. Peserta harus menyelesaikan tantangan estafet dengan mata tertutup dan hanya mengandalkan arahan dari teman nya untuk berjalan.

Gigit sendok isi kelereng, jepit balon, jalan cepattttt

Gigit sendok isi kelereng, jepit balon, jalan cepattttt

Tantangan yang membutuhkan kerjasama tim lainnya adalah memindahkan air dari galon air minum kemasan ke ember menggunakan empat (4) utas tali rafia. Tidak kompak, maka galon bisa jatuh dan air tumpah.

Eitsss, hati-hati ya jangan sampai tumpah!

Eitsss, hati-hati ya jangan sampai tumpah!

Ada juga tantangan di pos Auburn University dan University of Illinois Chicago, di mana peserta harus menyusun puzzle logo kedua universitas tersebut dalam waktu yang ditentukan. Kerjasama tim diperlukan untuk menyusun puzzle dengan tepat dan cepat.

Puzzle oh puzzle

Puzzle oh puzzle

Yang paling digemari mungkin di pos Sunny Side Up di mana peserta harus memasak Omurice (nasi goreng omelet ala Jepang) dengan baik dan menghabiskannya. Buat yang tidak pandai masak sih cukup menantang ya.

Makan Omurice dulu.. mantabb!

Masak dan makan Omurice dulu.. mantabb!

Di pos Danau Atlas, peserta benar-benar harus mengejar bendera Merah Putih. Tapi tidak berlari melainkan menggunakan sepeda air. Bendera diletakkan di dua (2) titik, dan salah satu anggota tim harus mengambil dua (2) bendera. Yang membuat cukup sulit karena menggowes sepeda air tidak seperti sepeda biasa. Keseimbangan, ketenangan, serta ketangkasan harus berpadu agar sepeda air cepat melaju.

Daagghhh, mau ambil bendera merah putih dulu yaa

Daagghhh, mau ambil bendera merah putih dulu yaa

Selain tantangan-tantangan di pos yang beragam, peserta harus mengartikan petunjuk ke setiap pos. Banyak tim yang tersesat karena salah menginterpretasikan petunjuk tersebut. Jarak antar pos yang cukup jauh menjadikan peserta harus berlari jika ingin cepat sampai pos akhir.

Tim Homeless Kids dari IPEKA Pluit menjadi juara 1 KEJAR Merah Putih 2016, disusul oleh tim Huskies dari IPEKA Integrated Christian School (IICS), dan di posisi ke tiga adalah tim Bawang Merah dari SMAK 6 Penabur.

Juara 1, tim Homeless Kids dari IPEKA Pluit

Juara 1, tim Homeless Kids dari IPEKA Pluit

Juara 2, tim Huskies dari SMA IICS

Juara 2, tim Huskies dari SMA IICS

Juara 3, Tim Bawang Merah dari SMAK 6 Penabur

Juara 3, Tim Bawang Merah dari SMAK 6 Penabur

Mengutip dari Indosport.com, Felix Linardi dari tim Homeless Kids mengatakan bahwa ia belajar banyak dari acara ini. “Tidak hanya badan sehat karena lari, saya juga belajar untuk melatih kerja dalam tim, serta berpikir cepat,” tutupnya.

Semua keseruan di KEJAR Merah Putih 2016 tentu dapat terselenggara dengan dukungan sponsor-sponsor besar seperti Sampoerna University, Auburn University dan University of Illinois Chicago, Monash University, dan Sunny Side Up.

Berani ikutan acara KEJAR Merah Putih?